Intip 7 Tahapan Pembuatan Emas Batangan

Sebelum menjadi emas murni berbentuk batang, pada dasarnya logam mulia dihasilkan dari bebatuan yang tercampur dengan mineral lainnya. Nah, selama proses pengolahannya, kandungan emas harus dipisahkan terlebih dahulu dengan mineral-mineral tersebut. Sebelum terlihat indah dan bisa diperjual-belikan, sesungguhnya emas harus melewati beberapa tahapan yang bisa dibilang cukup rumit dan panjang.

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak langsung tentang proses pembuatan emas dari saat masih mentah sampai menjadi berbentuk batangan.

1. Mengumpulkan Bahan Baku

Ada dua sumber bahan baku yang bisa digunakan untuk proses pembuatan emas. Bahan baku pertama berupa bongkahan atau biji kecil yang didapat dari tambang. Jenis bahan baku seperti ini biasanya memiliki sekitar 90% kandungan emas. Sedangkan bahan baku kedua adalah perhiasan emas yang sudah rusak atau patah, yang memiliki kadar kemurnian 37%.

2. Pencucian Pertama

Setelah semua bahan baku terkumpul, bongkahan emas akan melewati tahap pencucian dengan menggunakan dua larutan kimia berbeda. Tujuan pencucian ini adalah untuk menghasilkan emas murni yang memiliki konsentrat higga 99,99%. Pencucian dengan larutan kimia pertama berfungsi untuk memisahkan mineral besi, sedangkan pencucian dengan larutan kimia kedua berfungsi untuk memisahkan mineral perak atau silver, hingga akhirnya yang tersisa hanyalah bongkahan emas murni.

3. Pencairan Pertama

Setelah konsentrasi emas mencapai hingga 99,99%, di tahapan selanjutnya emas akan dipanaskan di sebuah tempat khusus dengan suhu temperatur 1.400 derajat celcius hingga menjadi cairan yang berwarna emas pekat. Nah, cairan itu kemudian akan dicetak menjadi emas berbentuk batang.

4. Pencairan Kedua

Tapi belum selesai sampai di situ saja, emas batangan tersebut selanjutnya akan kembali dipanaskan lagi hingga mencair, kemudian dituangkan ke dalam cairan klorin. Nah, tujuan dari penggunaan klorin ini adalah untuk menghasilkan emas berkadar 90% yang berbentuk mirip seperti seral jagung, atau biasa disebut cornflakes.

5. Pencucian Kedua

Selanjutnya emas yang berbentuk seral jagung tersebut akan melewati tahap pencucian kedua dengan menggunakan cairan kimia bernama aqua regia. Emas yang sudah dicuci akan berubah menjadi larutan serupa cairan minyak, kemudian diproses hingga membentuk pasir emas. Pasir emas ini merupakan jenis emas paling murni yang bisa didapatkan oleh manusia.

6. Pembentukan Biji Emas

Pasir emas akan kembali dipanaskan lalu dituangkan ke cairan kimia lagi, dan hasil akhirnya disaring hingga menjadi grain atau biji emas murni. Grain adalah hasil akhir dari proses pemurnian emas yang sangat panjang dan melelahkan.

7. Pencetakan

Emas berbentuk grain merupakan emas murni yang sudah bisa dijual ke pasaran. Tapi sebelum dijual, tentunya biji emas harus dicairkan terlebih dahulu untuk kemudian dicetak menjadi berbagai macam perhiasan atau emas batangan. Nah, emas batangan paling kecil diproduksi dengan ukuran berat satu gram, sedangkan yang paling besar mencapai lima kilogram.

Itu dia beberapa tahapan sebelum emas benar-benar bisa dijual-belikan di pasaran. Tapi tidak bisa dipungkiri ya, memang semua proses yang rumit dan panjang tersebut pada akhirnya bisa menghasilkan emas murni yang terlihat sangat indah dan berharga.

Anda bisa mencetak emas batangan, koin emas dinar, dan perhiasan emas custom di Bukitmas sekarang juga! Dapatkan pelayanan terbaik dengan SDM yang ahli dan terampil di bidang pencetakan emas. Segera pesan di sini, ya.